Arsenal Rupanya Punyai Hoby Melepaskan Pemain Topnya

Arsenal Rupanya Punyai Hoby Melepaskan Pemain Topnya

Arsenal Rupanya Punyai Hoby Melepaskan Pemain Topnya – Arsenal bukan club medioker di Inggris, terutamanya di zaman Arsene Wenger. Itu penyebabnya mereka sering jadi tujuan untuk beberapa pemain teratas.

Tetapi mereka miliki kebiasaan ‘sedekah’ yang kadang buat club lain full senyuman. Mereka seringkali melepaskan pemain topnya ke club lain tanpa imbalan uang sepeser juga, Arsenal bukan club medioker di Inggris, terutamanya di zaman Arsene Wenger. Itu penyebabnya mereka sering jadi tujuan untuk beberapa pemain teratas.

Tetapi mereka miliki kebiasaan ‘sedekah’ yang kadang buat club lain full senyuman. Mereka seringkali melepaskan pemain topnya ke club lain tanpa imbalan uang sepeser juga.

Artikel Terkait : Liverpool Bermain Seimbang Menantang Tuan Rumah Chelsea

Arsenal Rupanya Punyai Hoby Melepaskan Pemain Topnya

Arsenal Rupanya Punyai Hoby Melepaskan Pemain Topnya

Jack Wilshere

Jack Wilshere sebagai pemain didikan sekolah tinggi Arsenal. Bandar Slot Bet Terkecil Dia mentas ke team senior The Gunners di tahun 2008, Wilshere digadangkan akan menjadi satu diantara pemain besar di baris tengah tim nasional Inggris. Sayang dia sering alami cidera.

Akhirnya hal tersebut membuat kesusahan menjadi starter atau bermain 90 menit bersama Arsenal. Pada akhirannya Arsenal juga tidak perpanjang kontraknya kembali, Slot Bet Rendah Pada musim panas 2018, dia cabut dengan gratis ke West Ham. Sialnya walau dikontrak 3 tahun dia dilepaskan sesudah hanya jalani kontraknya sepanjang satu tahun saja.

Andrey Arshavin

Pemain tengah asal Rusia ini masuk Arsenal di tahun 2009. Bandar Slot Gampang Jackpot Dia diambil dari Zenit St Petersburg, Arshavin terhitung pemain striker tengah yang oke dan sempat membuat penggemar berkesan, terhitung karena catatan empat golnya ke gawang Liverpool pada April 2009 lalu di Anfield.

See also  Prediksi Levante vs Atletico Madrid, Pekan Kesebelas Liga Spanyol

Tetapi dia sempat mendapatkan kritik karena style mainnya dipandang malas. Dia disoroti karena malas menolong teamnya bertahan dan bermainnya yang tidak stabil.